Buah Luar Kuasai Indonesia

Buah impor seperti Apel Puji, Kiwi, Pear, Sunkist, Jeruk Honey Murcot, Anggur, Longan dan beberapa buah impor lainnya semakin banyak di pasaran Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, jumlah item buah impor yang dijual di berbagai pasar buah  jumlahnya cukup banyak, mengalahkan buah lokal yang ditanam petani. Semangat para pedagang menjual buah impor tidak terlepas banyaknya permintaan.

 

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil buah terbesar di dunia. Tetapi kenyataannya diperkirakan ratusan ton buah impor dari berbagai negara masuk untuk menenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Apalagi, harga buah impor sedikit lebih murah bila dibandingkan buah lokal. Kelebihan lain buah impor tampak lebih segar dan manis dari buah lokal. Begitu juga ketersediaan buah impor setiap saat dapat dibeli, sedangkan buah lokal hanya ada pada musim-musim tertentu. Kelebihan yang dimiliki, wajar saja bila buah impor cepat mendapat sambutan dari masyarakat Indonesia sebagai konsumen pembeli buah.

Banyak keistimewaan buah impor dari buah lokal seperti rasa dan juga harga. Buah-buah lokal tidak selalu dapat dibeli setiap saat. Sedangkan buah impor selalu tersedia. Diakuinya, ada beberapa buah lokal yang banyak diminati, seperti jeruk dan mangga. Hanya saja, buah lokal yang banyak diminati hanya ada pada waktu-waktu tertentu.

 

Maraknya buah impor memenuhi sentra pasar buah di Indonesia tidak terlepas dari tidak terpenuhinya buah lokal dalam memenuhi kebutuhan pasar. Jumlah buah lokal yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah permintaan. Alternatifnya, konsumen beralih ke buah impor yang selalu tersedia tanpa mengenal musim.

Ketertinggalan buah lokal merebut pasar di dalam negeri, tidak terlepas dari kelemahan pemerintahan dalam meningkatkan hasil produksi buah untuk memenuhi kebutuhan pasar di dalam negeri. Keterbatasan buah lokal yang tersedia, membuka peluang buah impor untuk merebut pasar di Indonesia. Bila pemerintah mampu menyediakan buah lokal dengan meningkatkan hasil produksi buah dari petani, dapat mempersempit ruang gerak buah impor merebut pasar di Indonesia.

Tetapi sebenarnya konsumen Indonesia masih sangat meminati buah local, dapat terlihat masih besarnya antusias masyarakat membeli buah lokal. Bila musim buah lokal datang, pada umumnya masyarakat lebih suka membeli buah lokal dari buah impor. Namun karena keterbatasan buah lokal, masyarakat harus cepat membeli sebelum habis. Umumnya buah lokal habis terjual pada sekali musim paling lama dua bulan. Bahkan bila banyak peminat, dalam tempo sebulan buah sudah habis terjual. Masyarakat harus menunggu musim buah datang, baru dapat menikmati atau membeli buah lokal.

 

Untuk mengurasi dominasi buah import ini diharapkan adanya turut serta dari pemerintah. Karena secara tidak langsung, dengan adanya dominasi ini sangat merugikan para petani buah di Indonesia.

 

Diharapkan Pemerintah mempunyai program untuk membantu para petani dalam meningkatkan hasil panen buah untuk setiap musimnya. Selain itu para pemerintah juga diharapkan mempunyai peran besar untuk memperketat import buah dari luar dengan mengenakan pajak yang besar juga lebih selektif dalam memilih buah apa saja yang harus masuk ke wilayah Indonsesia terkait masalah kesehatan juga.

 

Jakarta, 11 Oktober 2012

17.00 pm

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Buah Luar Kuasai Indonesia

  1. hendri says:

    ngk masuk akal kebijakan buah impor di perketat smntra untuk memenuhi kebutuhan consumen melalui buah lokal tdk terpenuhi, kenapa? dr segi harga beda tipis dan dari rasa jauh beda.tolong dong di benahi dulu dari dalam nya baru kita buat suatu kebijakan.

    • minarahayu says:

      sebelumnya terima kasih buat komennya🙂
      nah kembali lg pr buat kita semua, terutama pemerintah. apapun yg terjadi seharusnya buah lokal itu ttp mendominasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s