Tentang Ice Cream Walls

tugas minar es krim

Ice Cream…Siapa sih yang tidak menyukai camilan itu. Semua orang dari usia dini hingga lansia pasti tidak akan menolak camilan di atas. Selain menyehatkan, juga rasanya yang sangat enak dengan berbagai varian rasa. Ada coklat, vanilla, strowberry, dan beberapa jenis buah lainnya yang lebih variatif dijadikan rasa ice cream.

Membicarakan ice cream ini, muncul dalam benak nama produsen ice cream yang sudah tidak asing bagi seluruh orang Indonesia. Yang iklannya selalu wara-wiri di televisi tiap kali ada komersial break memperkenalkan tiap produk barunya. Yup Ice Cream Walls. Pasti sudah kenal dong dengan merek ice cream satu ini.

Dalam kesempatan ini kali ini, aku sangat tertarik untuk membahas bagaimana jenis produksi dan teknik produksi Ice Cream Walls ini. Walls ini merupakan perusahaan anakan dari PT. Unilever Indonesia Tbk.

Nah sebelumnya, terlebih dahulu aku jelaskan tentang jenis dan teknik produksi itu sendiri.

Proses produksi merupakan kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa dengan menggunakan faktor-faktor yang ada seperti tenaga kerja, mesin, bahan baku dan dana agar lebih bermanfaat bagi kebutuhan manusia.

Berdasarkan kelangsungannya produksi dibedakan menjadi dua yaitu produksi terus-menerus (Continous Production) dan produksi yang terputus-putus (Intermitten Production) dilakukan berdasarkan pesanan. Untuk teknik-teknik produksinya terbagi atas:

  • Proses Ekstraktif: Proses pengambilan langsung dari alam seperti kayu,perikanan, pertambangan.
  • Proses Analitis :Proses memisahkan bahan-bahan seperti minyak mentah menjadi minyak bersih
  • Proses Pengubahan:Proses perubahan bentuk seperti alat-alat rumah tangga.
  • Proses Sintetis:Proses mencampur dengan unsur-unsur lain seperti bahan-bahan kimia.

Nah untuk Walls sendiri prosesnya masuk produksi terus-menerus (Continous Production). Kenapa ? karena Walls memproduksi barang konsumsi makanan massal yang kebutuhannya hampir tiap hari. Walaupun ini termasuk makanan camilan bukan pokok, tapi tak bisa dipungkiri Ice Cream adalah camilan sehat yang banyak dikonsumsi masyarakat. Penggemarnya sangat banyak seantero dunia. Ayoo siapa yang nolak di kasih Ice Cream? Engga ada kan? Apalagi Ice Cream Conella dan Magnum. Hmhmm Yummy……..

Sedangkan teknik produksinya masuk ke dalam Proses Sintesis yaitu proses pencampuran bahan-bahan dengan unsur-unsur lain.

Ice Cream adalah campuran bahan beberapa komponen seperti susu, pemanis, stabiliser, emulsifer dan flavor. Bahan lain seperti telur, pewarna, dan hidrolisa pati juga bisa ditambahkan. Sebenarnya bahan utama Ice Cream adalah susu yang semi-dibekukan, tapi agar hasil texturnya lembut maka ditambahkan fat (minyak dan lemak), pemanis buatan juga ditambahkan untuk menciptakan rasa manis yang pas. Untuk varian rasa yang beda serta penampilan yang menarik ditambah flavor dan warna. Dari penjelasan diatas bisa diambil kesimpulan bahwa teknik pembuatan Ice Cream menggunakan teknik sintesis karena adanya pencampuran bahan utama dengan unsur-unsur lainnya seperti bahan-bahan kimia yang telah disebutkan diatas.

Itu sedikit informasi yang bisa diberikan tentang Ice Cream Walls yang sering kita konsumsi. Mudah-mudahan bisa bermanfaat😀

Jakarta, 28 Desember 2012

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Tentang Ice Cream Walls

  1. Alisa says:

    boleh tahu sumbernya dapat darim mana? terimakasih🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s