BAB VI PERAN SEKTOR LUAR NEGERI PADA PEREKONOMIAN INDONESIA

A.     Perdagangan Antar Negara

Perdagangan internasional merupakan salah satu sumber kekayaan negara untuk mencapai kesejahteraan masing-masing negara. Dibawah ini merupakan faktor adanya perdagangan internasional:

  • Tidak semua kebutuhan masyarakatnya dapat dipenuhi oleh komoditi dalam negeri saja.
  • Terbatasnya konsumen yang tidak semua hasil produksi dapat dipasarkan hanya dalam negeri saja.
  • Sebagai sarana untuk melakukan proses alih teknologi
  • Sebagai sarana membina persahabatan dan kepentingan politik antar Negara
  • Dapat mendatangkan keuntungan dan efisiensi dari dilakukannya spesialisasi produk.

B.    Hambatan-Hambatan Perdagangan Antar Negara

Bentuk-bentuk hambatan dari perdagangan internasional yang selama ini terjadi antara lain:

  1. Hambatan Tarif

Tarif adalah suatu nilai tertentu yang dibebankan kepada suatu komoditi luar negeri tertentu yang akan memasuki suatu negara (komoditi import). Secara garis besar bentuk penetapan tarif ada dua jenis yakni:

  • Tarif Ad-volarem yakni tarif yang besar kecilnya ditetapkan berdasarkan presentase tertentu dari nilai komoditi yang di import. Misalnya jika tarif untuk komoditi import komponen mobil adalah 50%, maka jika ada komponen mobil masuk seharga $1000 maka tarifnya adalah $500. Akibatnya harga komponen mobil tersebut adalah $1500
  • Tarif spesifik yakni tarif yang besar kecilnya didasarkan pada nilai yang tetap untuk setiap jumlah komoditi import tertentu. Misalnya setiap komoditi import seberat 1 ton akan dikenakan tarif senilai $500 walaupun harga komoditi $5000.
  1. Hambatan Quota

Quota adalah tindakan pemerintah suatu negara dengan menentukan batas maksimal suatu komoditi impor yang boleh masuk ke negara tersebut. Seperti halnya tarif, penentuan quota ini menjadi hambatan bagi negara pengekspor.

  1. Hambatan Dumping

Dumping adalah suatu tindakan dalam menetapkan harga yang lebih murah di luar negeri dibanding harga di dalam negeri untuk produk yang sama.

  1. Hambatan Embargo/Sanksi Ekonomi

Hambatan ini bisa berlaku bagi negara karena tindakannya dianggap melanggar hak asasi manusia, melanggar wilayah kekuasaan suatu negara akan menerima sanksi ekonomi oleh negara lain. Akibatnya negara tersebut tidak dapat melakukan transaksi internasional yang akan lebih berdampak bagi masyarakat negaranya sendiri.

 

Faktor-Faktor pemerintah suatu negara menerapkan hambatan perdagangan                                                                                                       

  1. Tarif dan quota dapat meningkatkan pendapatan negara dari sektor luar negeri
  2. Tarif dan qouta digunakan untuk menyeimbangkan keadaan neraca pembayaran yang masih defisit.
  3. Tarif dan quota diterapkan untuk melindungi industri dalam negeri yang masih dalam taraf berkembang dari serangan komoditi luar.
  4. Tarif dan qouta diterapkan untuk mempertahankan tingkat kemakmuran masyarakat suatu Negara
  5. Dumping digunakan untuk memacu perkembangan ekspor lewat kenaikan permintaan karena murahnya harga.
  6. Sanksi ekonomi diterapkan agar terseleseikannya masalah-masalah yang berkaitan dengan HAM, politik, terorisme, dan keamanan internasional. Diharapkan agar negara yang terkena sanksi dapat memperbaiki tindakannya.

Neraca Pembayaran Luar Negeri Indonesia

Neraca pembayaran adalah suatu bentuk pelaporan yang sistematis mengenai segala macam transaksi ekonomi yang diakibatkan oleh adanya kebijaksanaan dan kegiatan ekonomi disektor luar negeri. Berikut pos-pos neraca pembayaran luar negeri Indonesia:

  1. Neraca pembayaran, berkaitan dengan kegiatan ekspor dan impor barang, baik migas maupun non-migas
  2. Neraca jasa, berkaitan dengan kegiatan ekspor impor dibidang jasa
  3. Neraca berjalan, hasil penggabungan antara neraca perdagangan dan neraca jasa.
  4. Neraca lalu lintas modal, berkaitan dengan lalu-lintas modal pemerintah bersih (selisih antara pinjaman dan pelunasan hutang pokok) dan lalu-lintas modal swasta bersih (selisih penerimaan penanaman modal asing dengan pembayaran BUMN)
  5. Selisih yang belum diperhitungkan
  6. Neraca lalu lintas moneter, berkaitan dengan perubahan cadangan devisa

C.     Peran Kurs Valuta Asing Dalam Perekonomian Luar Negeri Indonesia                                                                                   

Kurs valuta asing adalah banyaknya nilai mata uang suatu negara yang dikeluarkan untuk mendapatkan satu mata uang asing. Atau dengan kata lain nilai tukar mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lain. Kurs valuta asing ini digunakan sebagai alat pembayaran internasional. Istilah yang berkaitan dengan kurs valuta asing:

  • Depresiasi : turunnya nilai mata uang rupiah terhadap mata uang asing
  • Apresiasi : naiknya nilai mata uang rupiah terhadap mata uang asing
  • Spot rate : nilai tukar yang masa berlakunya hanya dalam waktu 2×24 jam saja

Permintaan dan penawaran merupakan salah satu faktor perubahan kurs valuta asing. Berikut sebab-sebab naik-turunnya nilai mata uang:

  • Perubahan selera masyarakat terhadap komoditi luar negeri
  • Perubahan iklim investasi dan tingkat bunga
  • Perubahan tingkat inflasi
  • Iklim investasi

 

 

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s